Komunitas Marionette Indonesia

Komunitas Marionette Indonesia

Komunitas Marionette Indonesia secara resmi terbentuk pada tanggal 23 Agustus 2018 di kantor HACI Agency di kawasan Tebet Jakarta Selatan.  Sebuah upacara peresmian sederhana yang dihadiri sekitar 30 orang  ini menjadi ajang diskusi tentang perkembangan kesenian marionette di Indonesia dewasa ini. Sebagian menyatakan bahwa sudah saatnya Indonesia mempunyai wadah bagi para pemain marionette Indonesia agar lebih bisa terkoordinasi dalam melakukan kegiatan sekaligus wadah pembelajaran bagi siapapun yang ingin memperdalam keahlian dalam dunia marionette.  Dalam acara dihadiri para senior yang sudah menekuni kesenian marionette lebih dari 20 tahun.   Tiga diantaranya adalah Heru Prakoso atau populer dengan panggilan Kak Heru,   Ryan Sharezade yang akrab dengan panggilan kak Ryan dan Pak Oni.

Dalam kesempatan yang pertama ini tak disiasiakan dengan berbagai ilmu.   Para senior yang boleh disebut master dalam marionette berbagi keahlian dalam membuat dan memainkan handkerchief marionette.  Handkerchier marionette  adalah marionette yang dibuat dari selembar kain berbentuk segi empat.  Para peserta cukup antusias sehingga  sebagian besar peserta menganggap ini sebagai pengalaman yang seru sekaligus berguna.   “Bagi kami yang berkecimpung di dunia pendidikan usia dini,  penguasaan ketrampilan seperti ini sangat berguna karena memberi  variasi baru dalam menyampaikan cerita dan pesan kepada anak-anak.” Jelas bu Julia yang selama ini menjadi pengajar di sebuah TK di kawasan Bekasi.

Masing-masing peserta mempunyai alasan yang berbeda-beda dalam hal bergabung dengan komunitas Marionette Indonesia.  Tapi semuanya mempunyai harapan yang sama agar Marionette Indonesia tumbuh besar agar bisa memberikan kontribusi yang lebih besar dan lebih besar lagi pada dunia pendidikan anak-anak Indonesia.

#marionetteindonesia    #haciagency  #puppetshow  #NanoNani